Gladis95′s Weblog

September 16, 2008

Saat waktu tlah tiba

Filed under: Uncategorized — gladis95 @ 5:46 am

Jika waktunya tlah tiba,,

Q akan slalu yakin peri cinta kan datang,,

padaku tuk memanahkan kasihnya..

Tepat di relung hati pujaan hatiku..

 

Dan bila waktu belum menginginkan,,

Akan kehadiranku dan cintaku

Q ingin kau slalu percaya..

Bahwa sampai kapanpun q tetap..

slalu mencintai dan menginginkanmu hadir dalam stiap nafas hidupku…

September 6, 2008

Ryzfiech@mey

Filed under: Uncategorized — gladis95 @ 2:10 pm


conan tu tokoh cartoon favorit q…gantng lho,,pinter lg….seandainya di dunia ad yg bneran kyk dy…duh pzti q pgn jd cew x…hu3x….

Diriku

Filed under: Uncategorized — gladis95 @ 1:22 pm

Layaknya pelangi yang simpang siur keberadaannya..

S’prti kupu2 yang slalu b’metamorfosis..

Bagai bulan yang pasti brubah keadaannya

Itulah diriku..

Bebas dan tak tentu arah..

Q tak tau apa yang kan t’jadi pada q esok..

Lebih buruk atau lebih baik..

Menetas seindah kupu2 atau tetap menjadi kepompong,,

yang lama-kelamaan kan mati dan membusuk..

Mlaju kencang bagai peluru atau lambat bagai siput..

Q tak tau itu semua..

Q tak tau akan jadi apakah q nanti..

Akankah bergegas bagai tentara atau diam s’perti orang bodoh..

Q truz slalu b’tanya smua tentang tu..

Jangan Tangisi Cinta

Filed under: Uncategorized — gladis95 @ 12:59 pm

Ada beribu kisah cinta yang tlah q dengar..

Sedih,manis dan getirnya masih menggema dalam relung hati…

Q truz mengucap dalam hatiku…

Q tak ingin mati demi cinta..

Tak ingin larut dalam kesedihan yang menyiksa..

September 5, 2008

Bukan untuk q

Filed under: Uncategorized — gladis95 @ 11:49 am

Perih yang q rasa..

Bagai ditusuk seribu jarum,

tepat di ulu hati

Pedih ketika tangis terus mendera

Karena q tak sanggup mengobati luka

Luka yang terus menganga lebar,

Ketika q tau bahwa dia..

BUKAN UNTUK Q

Meski takkan pernah terjadi

Q ingin dia slalu tau bahwa q mencintainya

Sepanjang usia q

September 3, 2008

LUPH

Filed under: Uncategorized — gladis95 @ 12:31 pm

Semilir kerinduan membelai jiwa

Mendongengkan seribu kisah tentang cinta

Seolah menyindirku

Karna diriku yang tak henti menunggu

Menunggu peri cinta yang kan datang pada q

Tuk memanahkan kasihnya,,

tepat di relung hati sang pangeran

Di tengah kesyahduhan cinta yang suci

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.